Menuntut



Perkataannya membuatku sadar
Dia adalah teman (laki2 yang usianya diatas saya)
Dia bilang "kamu terlalu bersyukur"
'Apa salah?' tanyaku.
"Tidak ada yang salah, semua selalu ada dua sisi, tergantung dari sisi mana kamu melihatnya"
'lalu kenapa dengan itu?' tanyaku lagi
"bersyukur itu bagus, tp kadang kamu perlu menuntut.
Karena kamu pun berhak marah, kamu pun perlu mendapatkan sesuatu yang lebih dari sekarang"

Mungkin benar, itulah saya.
Salah?
Bertanya pada diri sendiri.
Apa aku takut perubahan?
Tidak pernah.
Selalu tak sabar jika dihadapkan oleh perubahan.
Lalu?
Aku baru sadar, aku tidak pernah meminta untuk suatu perubahan.
Aku hanya selalu menikmati setiap perubahan.Tapi tidak pernah aku yang menuntut.

Aku tidak perlu merasakan yang baru
untuk dapat menilai yang ada sekarang adalah yang baik atau tidak baik.
Aku akan selalu meletakkan masa lalu di belakang, dan tidak akan kembali lagi.
Karena itu akan baik untuk semuanya.
Jika suatu saat nanti aku lepaskan yang ada itu bukan berarti karena ada yang baru yang lebih baik tapi karena yang ada sekarang sudah tidak cocok.

Setia itu penting.
Komitmen harus dijaga.
Ego harus ditahan.

Komentar