Pertemuan pertama


"oh sudah datang ya?, tunggu sebentar ya"

Saat itu rambutmu panjang berantakkan, badanmu kurus. 

Buru2 km memasukkan beberapa barang ke dalam tasmu yg kosong itu,
merapikan baju kemejanya.

Sepanjang perjalanan km yg paling dominan berbicara, dibiarkan melihat kegiatanmu ku kagum akanmu. Km pintar.

Esoknya aku ceritakan kepada temanku,
'eh, aku kemarin ketemu cowo, ternyata kantor kita ada cowo muda juga'
"tumben, biasanya ga gampang tergoda, cakep kah?"
'ga, biasa aja tp pintar'
"ow, yg mana ya? Pernah kesini?"
'ga tau, ga perhatikan'

Gpp kan ngomongin cowo walau punya pacar?
Jarang sebenernya sih ngeliat cowo waktu sdh ada pacar. (aku mah bucin, kl udah ada 1 susah tergoda) XD

Berbulan bulan bulan telah berlalu sejak pertemuan itu.

Saat itu aku melihatmu lagi, rambut yg di kasih pomade dan setelan rapi. Hahaha...
Coba tebak apa yg aku pikirkan?

"wah, itu cowo yg dulu pernah km cerita kan, masa itu muda?"
'Iya'
"km suka?"
'aku cuma bilang kl ada cowo muda bukan lg jatuh cinta'
"dia udah nikah ya?"
'mana tau, tanya aja sendiri'

Hanya sebentar kamu disitu. Lalu kembali pergi.

Sampai entah berapa lama aku akhirnya melihatmu lagi.

Kita bertemu sesorang karena kita memang ditakdirkan untuk bertemu dan bertemu bukan artinya bersama.




Komentar