Km angkuh itu kesan pertamaku tentangmu, semua ucapan orang tuamu tinggi.
Apalagi saat mereka tau pekerjaanku, ah rasanya menyesal mengatakannya.
Membuat mereka berpikir aku layak berteman dengan anak mereka.
Karena permintaan orang tuamu akhirnya Kita jalan dan menghabiskan beberapa malam bersama.
Km tidak seburuk itu, km baik tidak pernah marah tp aku masih belum mengenal km sepenuhnya aku benci topeng senyum.
Kita memiliki janji yg tidak akan bisa kita tepati.
Menjadi teman jarak jauh? Aku tidak begitu yakin aku adalah temanmu.
Malam itu km menanyakan tentang seseorang yg berkali2 sibuk menelpon dan selalu aku reject.
Aku menatapnya sebentar, lalu turun dri kasur dan duduk disampingnya yg sedang menata pakaian kedalam koper.
Aku tidak akan bertemu denganmu lagi, mungkin tidak apa2 jika aku ceritakan sedikit? Karena menceritakan kadang mengurangi beban, wanita hanya perlu didengar.
'Kamu kok bisa sekuat itu? Ah, aku malu sama ceritaku, aku pikir ceritaku ini udah berat banget ternyata ada cerita kayak punya kamu. '
Aku bengong waktu dia ngomong bgitu, hah?
Aku juga baru sadar, iya cerita hidupku agak berbeda ya?

Komentar
Posting Komentar